Impian
Hmmmmm dan bagi sebagian
yang lain cita-cita itu hanyalah mimpi belaka. Bagi orang yang
menganggapnya sebagai tujuan hidupnya maka cita-cita adalah sebuah
impian yang dapat membakar semangat untuk terus melangkah maju dengan
langkah yang jelas dan mantap dalam kehidupan ini sehingga ia menjadi
sebuah akselerator pengembangan diri namun bagi yang menganggap
cita-cita sebagai mimpi maka ia adalah sebuah impian belaka tanpa api
yang dapat membakar motivasi untuk melangkah maju. Manusia tanpa
cita-cita ibarat air yang mengalir dari pegunungan menuju dataran
rendah, mengikuti kemana saja alur sungai membawanya. Manusia tanpa
cita-cita bagaikan seseorang yang sedang tersesat yang berjalan tanpa
tujuan yang jelas sehingga ia bahkan dapat lebih jauh tersesat lagi. Ya,
cita-cita adalah sebuah rancangan bangunan kehidupan seseorang,
bangunan yang tersusun dari batu bata keterampilan, semen ilmu dan pasir
potensi diri. Impian atau cita-cita itu boleh saja setinggi langit...
Asal ada usaha yang dilakukan secara rutin...
Sifat pantang menyerah....
Dan tak pernah lupa berdoa dan beribadah
Pasti impian itu akan terwujud
Ok, tugas TIK ke 2 ini
Aku akan menjelaskan secara singkat, padat, dan jelas tentang impianku selama ini...
Setiap anak pasti ingin membahagiakan orang tuanya kan? membanggakan orang tuanya? itu adalah impian terbesar seorang anak.
Selain itu...
Saya ingin sekali berkerja di pabrik makanan atau obat sebagai orang yang menguji kelayakan makanan atau obat tersebut. Ya boleh dibilang peneliti gitu deh...
Keren kali ya jadi peneliti gitu...
Banyak orang berkata itu gajinya kecil lho, dibayar cuma saat ngadain penelitian doang...
Eh eh eh... suka-suka dong ya, namanya juga impian.

Dulu...
Cita-citaku saat kecil ingin menjadi seorang dokter anak. Setelah dipikir-pikir kok dokter itu mainstream ya? Kebanyakan tenaga medis, tapi kalau obat tidak ada.. jadinya bagaimana?
Dari situ, ide muncul...
Nah saya ingin menjalani pekerjaan yang berbau obat-obatan gitu, tapi selain dokter.
Keseringan nonton unyil jadi begini nih. Gara-gara nonton unyil yang saat itu sedang ada di pabrik obat, aku ngeliat ada seorang peneliti lagi nguji obat gitu...
Di bayanganku rasanya asyik aja ngeliat pekerjaannya...
Pernah...
Paman menanyaiku tentang cita-citaku...
"Maunya jadi apa?"
Aku jawab "Peneliti obat atau makanan!"
Ealah, pamanku malah nyuruh aku jadi pilot aja gak usah jadi peneliti. Katanya pilot itu gajinya tinggi....
Aduh-aduh... tanggungannya masalahnya nyawa diri sendiri dan nyawa orang banyak....
Mentalku gak kuat.....
Mungkin...Setelah saat SMU nanti cita-citaku berubah...
Karena pikiran sudah terbuka lebar, pikiran juga sudah bisa dinalar...
Bisa menilai yang baik dan mana yang buruk...
Bisa mengira-ngira mana yang cocok untuknya dan bakat yang dimiliki mulai dipirkan untuk ke depannya.
Ya....
Dalam waktu dekat ini...
Hanya ada 1 cita-citaku...
Yaitu, bisa masuk ke dalam SMU yang baik. SMU yang bisa membawaku menjadi seorang siswa yang lebih baik lagi dari sebelumnya.
Amin.... (doain ya.. hehheheh)
Ok...
Akhir kata ni visitors..
Maaf jika ada salah dalam penulisan kata
Jika ada lain waktu, bolehkah kita bertemu lagi?
Sekian, terimakasih sudah membaca.....
Bye!


